Wapres buka ISEF 2017

0
59

Juma’at, 10 November 2017

Surabaya, Jawa Timur (ANTARA News) – Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Kamis membuka Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2017 yang merupakan salah satu event ekonomi dan keuangan syariah terbesar dan terdepan di Indonesia dengan mengintegrasikan pengembangan sektor keuangan dengan perekonomian sektor riil.

Dalam sambutannya, Kalla mengatakan bahwa penyelenggaraan ISEF 2017 tersebut memberikan semangat bagi masyarakat Indonesia untuk selalu maju dengan baik, salah satunya dengan mengusung ekonomi syari yang saat ini berkembang dengan sangat baik di dalam negeri.

“Ini memberikan semangat bagi kita semua untuk selalu maju dengan benar, maju secara syari dan tentu juga berkembang dengan baik,” kata Kalla, saat memberikan sambutannya di Surabaya, Jawa Timur, Kamis.

Kalla menambahkan, dalam mengukur kemajuan suatu bangsa, salah satu indikator yang ada adalah pertumbuhan ekonomi, yang pada triwullan III 2017, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,06 persen. Namun, selain itu, juga perlu mengukur keadilan ekonomi bagi masyarakat.

“Hari ini kita berbicara tentang cara, bagaimana mengembangkan ekonomi kita, sistem yang kita pakai, dan tujuan yang kita ingin capai,” ujar Kalla.

Wapres Kalla menghadiri puncak kegiatan dari Festival Ekonomi Syariah di berbagai wilayah seluruh Indonesia. ISEF 2017 yang digelar pada 8-11 November 2017 tersebut mencakup berbagai lomba atau kompetisi di bidang ekonomi syariah.

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan pada ISEF 2017 antara lain pemilihan enterpreneur muda di bidang syariah, Dai Cilik, Duta Ekonomi Syariah, dan lain-lain.diharapkan kegiatan tersebut akan memberikan motivasi generasi muda untuk terlibat dalam menggerakkan ekonomi syariah untuk kedepannya.

ISEF 2017 merupakan salah satu event ekonomi dan keuangan syariah terbesar dan terdepan di Indonesia yang mengintegrasikan pengembangan sektor keuangan dengan perekonomian sektor riil. ISEF mencakup Sharia Economic Forum dan Sharia Fair.

Dalam acara tersebut, rencananya akan dihadiri oleh 80 Pimpinan dari perwakilan Pondok Pesantren besar seluruh pelosok Indonesia dan para penggiat syariah baik pelaku usaha, pengamat, akademisi dari seluruh Indonesia yang akan melakukan temu bisnis dan diskusi, sekaligus menampilkan display produk unggulan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here